Kamis, 31 Oktober 2013

Pengaruh Pertumbuhan Penduduk Terhadap Perkembangan Sosial

Indonesia merupakan salah satu negara berkembang, dalam hal ini pertumbuhan penduduk cenderung meningkat. Pertumbuhan penduduk sangat mempengaruhi perkembangan sosial di masyarakat, salah satunya dalam perubahan struktur dan fungsi sosialnya. 
        Bersinggungan dengan sejarah, adapun salah satu teori mengenai perkembangan sosial yaitu Teori Evolusi Sosial yang tokohnya adalah Auguste Comte seorang ahli filsafat Prancis. Ia mengemukakan bahwa
“setiap masyarakat akan mengalami urutan perkembangan, dan perkembangan selanjutnya dipengaruhi oleh perkembangan sebelumnya”
Perkembangan sosial selalu terjadi tanpa henti, ditandai dengan perubahan tingkat pendapatan yang makin meningkat, pendidikan makin berkembang, serta pemeliharaan dan perawatan kesehatan masyarakat makin baik. Hal ini membuktikan bahwa perkembangan sosial mempengaruhi masyarakat menuju ke arah peningkatan hidup. Salah satu contoh yang dapat diterapkan dalam perkembangan sosial di masyarakat yaitu mendukung program kependudukan. Misalnya, pertumbuhan penduduk dapat dikendalikan melalui program keluarga berencana dengan pola norma keluarga kecil bahagia sejahtera (NKKBS).
Namun disamping itu, Indonesia yang negaranya masih dalam tahap perkembangan tentu mengalami kendala pada kondisi dimana suatu lembaga sosial dalam kemasyarakatan belum bekerja secara optimal memberikan arahan atau mensosialisasikan kepada masyarakat, tentang sikap dan perilaku dalam menghadapi suatu masalah, terutama yang menyangkut kebutuhan pokok dan yang lainnya. Hal ini sangat sensitif mengingat pertumbuhan penduduk yang meningkat tidak diimbangi dengan fasilitas yang mendukung di segala sisi yang dapat mengakibatkan antara lain kriminalitas, kenakalan remaja dan pergolakan di daerah.
Pertumbuhan Penduduk yang semakin pesat juga membawa dampak positif maupun negatif terhadap perkembangan sosial. Contoh suatu dampak positif adalah tahap globalisasi yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan antarbangsa berbagai aspek, hal ini dapat membuat masyarakat lebih berkembang, kreatif dan inovatif di segala bidang dalam pembangunan negara. Sedangkan dampak negatif adalah masyarakat belum dapat menyesuaikan diri terhadap perkembangan yang ada sehingga timbul suatu ketergantungan di masyarakat.

Perubahan social adalah serangkaian perubahan yang dilakukan dalam perkembangan masyarakat. Masyarakat Indonesia telah mengalami berbagai macam perubahan sosial selalu terjadi tanpa henti baik di desa maupun di kota. Bandingkanlah kehidupan yang terjadi pada masa lampau dengan masa kini. Banyak perbedaan yang menunjukkan perubahan baik di bidang ekonomi, politik, hokum, pendidikan, maupun kesehatan. Hal itu membuktikan bahwa perubahan sosial yang menuju ke arah peningkatanhidup dan kehidupan telah mempengaruhi masyarakat Indonesia. Belajar dari pengalaman sejarah, masyarakat Indonesia dalam menanggapi perubahan yang terjadi dewasa ini mempunyai kecenderungan sebagai berikut.
1.Masyarakat Indonesia Cenderung Bertahan Tidak Berubah
     Artinya, masyarakat akan menolak nilai–nilai baru yang akan mengubah sendi-sendi pokok kehidupan masyarakat Indonesia.
2.Masyarakat Indonesia Cenderung Berubah
     Artinya, masyarakat Indonesia akan menerima nilai-nilai dan hal-hal baru yang membawa manfaat menuju terjaminnya kesinambungan masyarakat Indonesia apabila terjadi perubahan sebagai berikut.
a.   Perubahan sosial yang terjadi mendukung program kependudukan.
b.   Perubahan sosial yang terjadi mendukung program lingkungan.
c.   Perubahan sistem ekonomi
d.   Perubahan sistem budaya yang terjadi, meliputi
1)        Sistem budaya etnik,
2)          Sistem budaya agama besar,
3)          Sistem budaya Indonesia,
4)          Sistem budaya asing.
Proses disintegrasi sebagai akibat perubahan sosial dapat terjadi dalam beberapa bentuk kejadian atau keadaan yang dikenal dengan istilah.
1.    Anomie
Perubahan sosial dapat menyebabkan suatu keadaan yang norma-norma atau nilai-nilai lama memudar, sedangkan norma-norma atau nilai-nilai baru yang akan menggantikan belum terbentuk.
2.   Cultural Lag
Terdapat kenyataan bahwa pertumbuhan kebudayaan tidak selalu sama cepatnya secara keseluruhan.
3.   Mestizo Culture
Suatu proses percampuran unsur kebudayaan yang satu dengan unsur kebudayaan lainnya yang mempunyaiwarna dan sifat yang berbeda.
Pertumbuhan penduduk adalah bertambah atau berkurangnya jumlah penduduk di suatu daerah atau negara dalam kurun waktu tertentu.
a) Laju pertumbuhan penduduk
Penduduk Indonesia dari tahun ke tahun selalu bertambah.tingkat pertumbuhan penduduk di Indonesia masih tergolong tinggi.
Pertumbuhan penduduk di suatu daerah/Negara disebabkan oleh factor-faktor :
1.     Angka kelahiran
2.    Angka kematian
3.    Migrasi masuk (imigrasi) yaitu masuknya penduduk ke suatu daerah tempat tujuan (area of destination)
4.    Migrasi keluar (emigrasi) yaitu perpindahan penduduk keluar dari suatu daerah asal (area of origin)
b) Permasalahan penduduk di Indonesia
Dari segi kependudukan, Indonesia masih menghadapi beberapa masalah besar antara lain :
1.     Penyebaran penduduk tidak merata, sangat padat di Jawa-sangat jarang di Kalimantan dan Irian
2.    Piramida penduduk masih sangat melebar, kelompok balita dan remaja masih sangat besar
3.    Angkatan kerja sangat besar, perkembangan lapangan kerja yang tersedia tidak sebanding dengan jumlah penambahan angkatan kerja setiap tahun
4.    Distribusi Kegiatan Ekonomi masih merata, masih terkonsentrasi di Jakarta dan kota-kota besar dipulau Jawa
5.    Pembangunan Infrastruktur masih tertinggal, belum mendapat perhatian serius
6.    Indeks kesehatan masih rendah, angka kematian ibu dan angka kematian bayi masih tinggi
c) Pengendalian Jumlah Penduduk
Pengendalian jumlah penduduk adalah suatu usaha yang dilakukan untuk mengatasi pertumbuhan penduduk dengan mengurangi angka kelahiran. Hal ini dapat mengurangi ledakan pertumbuhan penduduk yang dapat menimbulkan masalah di masa datang. Karena kita ketahui bahwa kepadatan penduduk dapat menimbulkan masalh kemanusiaan dan lingkungan alam tidak mampu lagi memenuhi kebutuhan manusia sehingga menimbulkan kelaparan.
Karena itulah dinegara kita diterapkan program KB( Keluarga Berencana ) karena dinilai berhasil untuk menekan tingkat pertumbuhan penduduk.
d) Penurunan Jumlah Penduduk

Berkurangnya jumlah penduduk menyebabkan turunnya jumlah populasi pada sebuah daerah. Hal ini terjadi karena adanya perpindahan atau emigrasi dikarenakan manusia ingin mencari lahan baru untuk memenuhi hidupnya. Penyakit, kelaparan dan perperangan juga suatu factor yang dapat mengurangi jumlah penduduk.

SUMBER:


Tidak ada komentar:

Posting Komentar