The Pirate Bay - Away From Keyboard
film berjenis dokumenter yang menceritakan tentang perjuangan
mempertahankan kehidupan situs The Pirate Bay oleh para pendirinya. kasus
tentang co-founder situs layanan berbagi file terbesar di dunia, yaitu The
Pirate Bay (TPB) kesandung pelanggaran hak cipta intelektual beberapa pihak
Hollywood yang mengaku merasa dirugikan oleh TPB. Film The Pirate Bay: Away
from Keyboard ini mengulas seputar perjalanan kasus para co-founder TPB saat
menjalani persidangan dari awal hingga akhir. Para co-founder
situs layanan berbagi file terbesar di dunia tersebut dicurigai melarikan
diri disalah satu website terbesar untuk mendownload secara illegal.
Swedia adalah negara demokrasi
parlementer, yang berarti bahwa semua hasil kekuasaan publik berasal dari
masyarakat. Di tingkat nasional, orang-orang yang diwakili oleh Riksdag (parlemen
Swedia) adalah orang-orang yang memiliki kekuasaan legislatif. Pemerintah
menerapkan keputusan Riksdag dan menarik proposal untuk menentukan
undang-undang baru atau amandemen hukum.
Di lihat dari pihak TPB bisa
dikatakan tidak melanggar hukum hak cipta karena pada mulanya TPB hanya
berperan sebagai wadah bagi para penggunanya agar bebas menyampaikan informasi
dalam bentuk apapun. Tetapi, kebebasan tersebut disalahgunakan oleh penggunanya
dengan mengunggah informasi atau menyebarluaskan karya yang dilindungi hak
cipta tanpa sepengetahuan dan izin dari sang pemilik karya. Tapi dari
kasus tuntutan dari pihak Hollywood tentang hukum pelanggaran hak cipta
sepertinya mampu menggoyahkan hukum kebebasan berbicara dan berekspresi
masyarakat Swedia. TPB bisa dibilang tidak melanggar hukum hak cipta
karena pada mulanya TPB hanya berperan sebagai wadah bagi para penggunanya
supaya bebas menyampaikan informasi. TPB sendiri lebih melihat sudut pandang
teknologinya, koneksi layanan untuk berkomunikasi. TPB hanya terbentuk dari
inisiatif segelintir IT geek yang mengobrol via layanan chatting di dunia maya.
Fredrik
Neij
Menurutnya, dia terlibat dalam Pirate
Bay karena ketertarikannya dengan IT, terutama soal internet dan jaringan,
sangat menyenangkan bekerja dengan teknologi. Baginya, Pirate Bay adalah
tantangan teknis guna menjalankan website dan tracker ( yang mengkoordinasikan
file sharing).
Sedangkan di lihat dari pihak
hollywood sendri TPB jelas-jelas melanggar hak cipta karena menyalahgunakan
kewenangan untuk menyebarluaskan karya yang dilindungi Hak Cipta tanpa
sepengetahuan dan izin dari sang pemilik karya. Yang sering
disalahgunakan adalah kewenangan yang dimiliki masyarakat untuk menyebarluaskan
karya yang dilindungi hak cipta ini dengan cara menjual ulang tanpa
sepengetahuan dan izin dari sang pemilik karya. Dengan kata lain oknum-oknum
ngga tahu malu inilah yang menjual barang bajakan dan secara langsung melanggar
UU tentang hak cipta.
Menurut Monique
wadsted –Hollywood’s lawyer
Menurutnya, tidak ada keraguan
mengenai apa yang telah The Pirate Bay lakukan, mereka menjalankan bisnis
komersial dan mendapat Profit. Hukuman terhadap aktivitas semacam itu adalah
penjara bukan denda. TPB di ancam kena sanksi, kecuali TPB dimatikan. Download
illegal itu telah meresahkan banyak organisasi besar di Hollywood dan mengalami
kerugian dengan tuntutan ganti rugi sebesar 13 juta USD atas kasus
pelanggaran Hak Cipta.
Kepuutusan hakim dalam film ini
cenderung menguntungkan satu pihak karena ternyata hakim dan jaksa penuntut
tersebut berasal dari satu organisasi yang sama yang justru berat sebelah dan
cenderung mendukung perwakilan dari pihak Hollywood. Pada akhirnya mereka
dipenjara beberapa bulan yang tadinya tahunan dan harus membayar denda. Seorang
dari mereka sempat ditangkap di Kamboja lalu di deportasi ke Swedia dan
diproses hukum di Swedia.
Pada film TPB-AFK ini termasuk hukum
perdata karena dimana adanya pengugat yang digugat atas penyebaran film/produk
tanpa izin dari pemilik karya tersebut. Sebenarnya jika dilihat dari sisi
positifnya seharusnya pemiliknya senang karena hasil karyanya disebar luaskan
di penjuru dunia semua orang bisa melihat apa yang telah dibuatnya, jika di
teliti lebih lanjut seharusnya pihak dari hollywood harus memiliki suatu ide
kreatif bagaimana seseorang bisa lebih memilih produk asli dibandikan bajakan,
pihak hollywood seharusnya menambahkan fitur-fitur khusus untuk menambah daya
tarik pembeli dibandingkan harus mendownload film atau karya bajakan yang ada
di dunia maya. TPB juga dikatakan bersalah karena menjadikan wadah penyimpanan
file-file yang tanpa se-izin pemiliknya disebar luaskan hingga menyebabkan
kerugian yangsagat besar dipihak lain
