Pendahuluan
Mungkin kata ini terasa aneh di telinga “Web Science”. Teknologi Internet dan Web
telah memudahkan dalam melakukan penyimpanan dan pendistribusian data serta
informasi. Apakah yang
dimaksud dengan Web Science? Menurut struktur katanya, Web Science terdiri atas
kata “Web” dan kata “Science”, dimana kedua kata tersebut memiliki arti yang
berbeda. Berikut merupakan penjelasan dari definisi kedua kata tersebut
sehingga dapat membentuk suatu istilah baru yang disebut dengan “Web Science”.
Definisi Web Science
Web science secara
secara bahasa tediri dari Web dan Science. Dimana kedua kata tersebut mempunyai
arti yang berbeda. Web atau Website merupakan suatu halaman informasi yang
disediakan melalui jalur Internet, sehingga web dapat diakses di mana saja
selama web tersebut terhubung atau terkoneksi dengan jaringan internet. Web
merupakan alat komunikasi online yang menggunakan media internet dalam
pendistribusian atau penyebarannya. Web merupakan kumpulan halaman yang
menampilkan informasi dengan berbagai macam jenis. Diantaranya berupa data
teks, data gambar diam atau gerak, data animasi, suara, video dan atau gabungan
dari semuanya, baik web tersbut bersifat statis maupun bersifat dinamis yang
akan membentuk suatu rangkaian yang saling terkait dimana masing-masing
rangkaian tersebut dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman yang disebut
dengan hyperlink.
Berikutnya
pengertian tentang Science. Science atau sains sangat erat hubungannya denga
Ilmu Pengetahuan, banyak yang mendefinisikan bahwa sains itu sama dengan Ilmu
Pengetahuan. Namun menurut bahasa, sains adalah aktivitas pemecahan masalah
yang dilakukan oleh manusia yang dimotivasi oleh rasa ingin tahu tentang dunia
sekitar mereka dan keinginan untuk memahami suatu hal atau kejadian tersebut.
Sedangkan yang
dimaksud dengan Web Science adalah ilmu yang mempelajari tentang efisiensi atau
pemanfaatan dari sebuah web, agar dapat dirasakan manfaat dan kegunaannya pada
banyak bidang di dalam kehidupan sehari-hari. Di dalam web science kita belajar
bagaimana memberdayakan suatu sumber daya virtual sebagai media komunikasi
praktis. Dengan tampilan web yang menarik dan abtraktik agar memunculkan minat
orang banyak untuk membaca web tersebut.Contoh-contoh nyata yang sudah
diterapkan dapat dilihat pada bidang komersil atau bidang ekonomi, bidang
sosial dan bidang pendidikan.
Web Science merupakan inovasi baru yang diciptakan
oleh seorang bernama Tim Berners-Lee yang mensupport dari berdirinya cabang
ilmu ini. Tim Berners-Lee juga seorang penemu World Wide Web. Web Science yang
dalam bahasa Indonesia berarti jaringan pengetahuan atau dapat diartikan bahwa
suatu web yang menyediakan berbagai ilmu pengetahuan didalamnya dan menjadikan
wadah / tempat terdapatnya ilmu pengetahuan tersebut. Web science juga dapat
melakukan penelitian lintas disiplin dan menjelajah ke berbagai bidang yang
sangat khusus di dalam disiplin ilmu.Dalam definisi di jelasakan bahwa web
science dapat menyediakan berbagai ilmu pengetahuan, tentunya dalam ilmu
pengetahuan terdapat berbagai macam kegunaan diantaranya adalah sebagai berikut
:
Web
science memiliki berbagai macam kegunaan, seperti halnya :
1.
Dapat mencari artikel yang
berdampak tinggi dan prosiding konferensi.
2.
Dapat menemukan hasil yang
relevan dalam bidang-bidang terkait.
3.
Dapat mengidentifikasi potensi
kolaborator dengan catatan rujukan signifikan.
4. Dapat
mengintegrasikan, mencari, menulis, dan bibliografi penciptaan menjadi satu
proses yang efisien.
Sejarah Web
Sejarah Web
bermula di European Laboratory for Particle Physics (lebih dikenal dengan nama
CERN), di kota Geneva dekat perbatasan Perancis dan Swiss. CERN merupakan suatu
organisasi yang didirikan oleh 18 negara di Eropa. Dibulan Maret 1989, Tim
Berners dan peneliti lainnya dari CERN mengusulkan suatu protokol sistem
distribusi informasi di Internet yang memungkinkan para anggotanya yang
tersebar di seluruh dunia saling membagi informasi dan bahkan untuk menampilkan
informasi tersebut dalam bentuk grafik.
Web Browser pertama dibuat dengan
berbasiskan pada teks. Untuk menyatakan suatu link, dibuat sebarisan nomor yang
mirip dengan suatu menu. Pemakai mengetikkan suatu nomor untuk melakukan
navigasi di dalam Web. Kebanyakan software tersebut dibuat untuk
komputer-komputer yang menggunakan Sistem Operasi UNIX, dan belum banyak yang
bisa dilakukan oleh pemakai komputer saat itu yang telah menggunakan Windows.
Tetapi semua ini berubah setelah munculnya browser Mosaic dari NCSA (National
Center for Supercomputing Applications).
Di bulan Mei 1993, Marc Andreesen dan
beberapa murid dari NCSA membuat Web browser untuk sistem X-Windows yang
berbasiskan grafik dan yang mudah untuk digunakan. Dalam beberapa bulan saja,
Mosaic telah menarik perhatian baik dari pemakai lama maupun pemakai baru di
Internet. Kemudian NCSA mengembangkan versi-versi Mosaic lainnya untuk komputer
berbasis UNIX, NeXT, Windows dan Macintosh.
Pada tahun 1994, Marc Andreesen
meninggalkan NCSA, dan kemudian bersama Jim Clark, salah satu pendiri dari
Silicon Graphics, membuat Netscape versi pertama. Kehadiran Netscape ini
menggantikan kepopuleran Mosaic sebagai Web browser dan bahkan sampai saat ini
Netscape merupakan browser yang banyak digunakan setelah Internet Explorer dari
Microsoft.
Pada tahun
yang sama CERN dan MIT mendirikan suatu konsorsium yang dinamakan World WIde
Web Consortium (W3C) yang bertugas untuk membangun standar bagi teknologi Web.
Pada awal perkembangannya, sewaktu browser
masih berbasiskan teks hanya terdapat sekitar 50 website. Di akhir tahun 1995
jumlah ini telah berkembang mencapai sekitar 300.000 web site. Dan diperkirakan
sekarang ini jumalh pemakai Web telah mencapat sekitar 30-an juta pemakai
diseluruh dunia.
Kelahiran Web
Science didorong oleh pergerakan generasi Web dari Web 1.0 ke Web 3.0. Sejak
diperkenalkan Web pada tahun 1990 oleh Tim Berners-Lee, perkembangan yang
terjadi luar biasa. Perbedaan utama dari setiap generasi adalah pada Web 1.0
masih bersifat read-only, pada Web 2.0 bergerak ke arah read-write,sedangkan
pada Web 3.0 mengembangkan hubungan manusia ke manusia, manusia ke mesin, dan
mesin ke mesin
Web 1.0 secara
umum dikembangkan untuk pengaksesan informasi dan memiliki sifat yang sedikit
interaktif. Web memiliki 1.0 sifat adalah read. Juga memiliki ciri-ciri umum
yang mencolok yaitu consult, surf dan search. Jadi web 1.0 kita kebanyakan
hanya sekedar mencari atau browsing untuk mendapatkan informasi tertentu. Web
1,0 adalah retronym yang merujuk pada World Wide Web, dan setiap web gaya
digunakan sebelum kedatangan Web 2,0.Keterbatasan pada Web 1.0 yang
mengharuskan pengguna internet untuk datang ke dalam website tersebut dan
melihat satu persatu konten di dalamnya.
ciri-ciri web
1.0 :
1. Halaman
statis, bukan dinamis pengguna-konten yang dihasilkan.
2. Penggunaan
framesets.
3. Milik HTML
ekstensi seperti dan tag diperkenalkan pada awal perang browser.
4. Online
guestbook.
5. GIF tombol,
biasanya 88×31 piksel dalam ukuran web browser dan mempromosikan produk lain.
6. Pengguna akan
mengisi formulir, dan setelah mereka mengklik mengirimkan email klien akan
mencoba untuk mengirim email yang berisi formulir rincian.
Web 2.0
adalah buzzword terbaru di dunia internet. Berbagai inovasi dan fitur-fitur
baru yang muncul di dunia web membawa suatu pandangan baru tentang jenis situs
web atau aplikasi web yang disebut web 2.0. Istilah web 2.0 disebut-sebut oleh
Dale Dougherty dari O’Reilly Media yang melakukan brainstorming dengan Craig
Cline dari Media Live untuk menghasilkan ide konferensi di mana mereka menjadi
host. Akhirnya pada bukan Oktober 2004 O’Reilly Media, Battele dan MediaLive
mlakukan konferensi web 2.0 pertama dan kedua pada bulan Oktober 2005. Sebelum
muncul istilah web 2.0 yang sering digunakan adalah istilah semantic web.
Web 2.0
mempunyai keuntungan yaitu memungkinkan pengguna internet dapat melihat konten
suatu website tanpa harus berkunjung ke alamat situs yang bersangkutan.
Kemampuan Web 2.0 juga dalam melakukan aktivitas drag and drop, auto complete,
chat, dan voice seperti layaknya aplikasi desktop, bahkan berlaku seperti
sistem operasi, dengan menggunakan dukungan AJAX atau berbagai plug-in (API) yang
ada di internet. Hal tersebut akan merubah paradigma pengembang sofware dari
distribusi produk menjadi distribusi layanan.Sifat dari web 2.0 adalah read
write. Web 2.0 mempunyai kelebihan dimana interaksi sosial di dunia maya sudah
menjadi kebutuhan, sehingga era Web 2.0 ini memiliki beberapa ciri mencolok
yaitu share, collaborate dan exploit. Di era Web 2.0 sekarang, penggunaan web
untuk berbagi, pertemanan, kolaborasi menjadi sesuatu yang penting. Web 2.0
hadir seiring maraknya pengguna blog, Friendster, Myspace, Youtube dan Fickr.
ciri-ciri web
2.0 :
1. Web sebagai
platform.
2. Web
menyediakan suatu wadah pengetahuan.
3. Aplikasi web
ini akan terupdate secara terus menerus.
4. Model
pemrogramannya ringan.
perbedaan web
1.0 dan 2.0 antara lain :
Keterbatasan
pada Web 1.0 yang mengharuskan pengguna internet untuk datang ke dalam website
tersebut dan melihat satu persatu isi di dalamnya. Sedangkan Web 2.0
memungkinkan pengguna internet dapat melihat isi suatu website tanpa harus
berkunjung ke alamat situs yang bersangkutan.
Kemampuan Web
2.0 dalam melakukan aktivitas drag and drop, auto complete, chat, dan voice
seperti layaknya aplikasi desktop, bahkan berlaku seperti sistem operasi,
dengan menggunakan dukungan AJAX atau berbagai plug-in (API) yang ada di internet.
Hal tersebut akan merubah paradigma pengembang sofware dari distribusi produk
menjadi distribusi layanan.
Kolaborasi
dan partisipasi pengguna, ikut membantu memperkuat perbedaan pada Web 2.0.
Suatu website
dapat saja memasukkan beberapa bahkan tujuh karakter Web 2.0 di dalam situs
yang dibangunnya. Semakin banyak karakter yang masuk ke dalam website tersebut,
suatu situs akan mendekati Web 2.0.
Yang
terpenting bukanlah klaim sebagai Web 2.0, namun mampukah dampak perkembangan
tersebut menjembatani pengguna internet dengan kepentingan perusahaan,
komunitas, atau pengguna Web 2.0
Web 3,0
adalah salah satu istilah yang digunakan untuk menggambarkan tahap evolusioner
dari Web yang berikut Web 2.0. Mengingat bahwa teknis dan sosial dalam
mengidentifikasi kemungkinan kedua istilah ini belum sepenuhnya menyadari sifat
mendefinisikan Web 3,0 sangat spekulatif. Secara umum merujuk kepada aspek yang
internet, walaupun mungkin berpotensi, secara teknis tidak layak atau praktis
saat ini.
Teknologi WEB
3.0
1. SOAP
Simple Object
Access Protocol) adalah standar untuk bertukar pesan-pesan berbasis XML melalui
jaringan komputer atau sebuah jalan untuk program yang berjalan pada suatu
sistem operasi (OS) untuk berkomunikasi dengan program pada OS yang sama maupun
berbeda dengan menggunakan HTTP dan XML sebagai mekanisme untuk pertukaran
data.
2. REST
representational
state transfer atau transfer keadaan representasi, adalah suatu gaya arsitektur
perangkat lunak untuk untuk pendistibusian sistem hipermedia seperti WWW.
3. WSDL
format XML
yang diterbitkan untuk menerangkan webservice. WSDL mendefinisikan:
a. pesan-pesan
(baik yang abstrak dan kongkrit) yang dikirim ke dan menuju web service
b. koleksi-koleksi
digital dari pesan-pesan (port type, antarmuka)
c. Bagaimana
port type yang ditentukan dijadikan wire protokol di mana servis ditempatkan.
4. WDDX
Web
Distributed Data eXchange. Mekanisme pertukaran data dari lingkungan yang
berbedaU usulan definisi 3.0 yang diperluas Web 3.0, sebuah frase coined oleh
John Markoff dari New York Times di tahun 2006, seharusnya merujuk ke generasi
ketiga dari layanan berbasis Internet secara kolektif yang terdiri dari apa
yang mungkin disebut ‘yang cerdas Web’-seperti orang-orang semantik menggunakan
web, microformats, alam bahasa pencarian, data pertambangan, mesin belajar,
rekomendasi agen, dan teknologi kecerdasan buatan yang
menekankan-mesin-memfasilitasi pemahaman informasi dalam rangka untuk
memberikan yang lebih produktif dan intuitif pengalaman pengguna.
Nova Spivack
mendefinisikan Web 3,0 sepertiga dekade Web (2010-2020) yang selama ia
menyarankan beberapa tren utama melengkapi teknologi baru akan mencapai tingkat
jatuh tempo secara bersamaan termasuk:
1
transformasi dari Web dari jaringan
secara terpisah siloed aplikasi dan konten untuk repositori yang lebih halus
dan seluruh interoperable.
2
konektivitas di mana-mana, broadband
adopsi, mobile akses Internet dan perangkat mobile;
3
jaringan komputer, perangkat
lunak-sebagai-sebuah-layanan bisnis model, layanan Web interoperabilitas,
didistribusikan komputasi, komputasi grid dan komputasi awan;
4
teknologi terbuka, terbuka API dan
protokol, membuka format data, perangkat lunak open source platform terbuka dan
data (misalnya Creative Commons, Buka Data Lisensi);
5
membuka identitas, OpenID, buka
reputasi, jelajah portabel identitas dan data pribadi;
6
web yang cerdas, Web semantik teknologi
seperti RDF, Owl, SWRL, SPARQL, GRDDL, arti kata aplikasi platform, dan
pernyataan-berbasis datastores;
7
didistribusikan database, yang “World
Wide Database” (diaktifkan oleh teknologi Web semantik); dan
8
cerdas aplikasi, bahasa alam pengolahan.
belajar komputer, mesin Pemikiran, agen otonom
Pre-Web: Memex, Hypertext, Internet,
usenet, ftp, gopher
Memory Extender (MEMEX)
Hypertext
Hypertext adalah
suatu paradigma ( cara atau pola ) antarmuka untuk menampilkan dokumen, yaitu
dapat bercabang ke dokumen lain. Menurut definisi awal hypertext berarti “
branch or perform on request” yang artinya bercabang atau melaksanakan saat
diminta. Yang paling banyak digunakan dalam dunia komputer adalah penelusuran
antar dokumen yang disebut hyperlink.
Memex (Memory
Extender)
Vannevar Bush (11
Maret, 8190 - 30 Juni, 1974 adalah seorang insinyur dan ilmuwan berkebangsaan
Amerika yang dikenal karena pencapaiannya pada bidang kompetisi analog, peran politiknya
pada pengembangan bom atom, dan idenya tentang Memex, yang dipandang sebagai
konsep awal yang mendasari munculnya teknologi World Wide Web.
Memex adalah nama
yang diberikan oleh Vannevar Bush untuk sebuah mesin teoretis yang ia usulkan
dalam artikelnya As We May Think, yang dimuat pada tahun 1945 pada The Atlantic
Monthly. Memex ini akan memiliki fitur selain menghubungkan. Pengguna dapat
merekam informasi baru mengenai mikrofilm, dengan mengambil foto dari kertas
atau dari layar sentuh yang sensitif tembus.
Usenet (User
Network)
Mahasiswa
pascasarjana Universitas Duke bernama Tom Truscott dan Jim Ellis mencetuskan
idenya pada tahun 1979 untuk selanjutnya membangun sistem ini pada tahun 1980.
Pengguna membaca dan mengirim pesan umum (disebut artikel atau posting, dan
secara kolektif disebut berita) ke satu kategori atau lebih yang disebut
newsgroup. Usenet merupakan sistem diskusi Internet yang terdistribusi secara
global. Sistem ini dikembangkan dari arsitektur serbaguna UUCP dari nama yang
sama.
FTP (File Transfer
Protocol)
FTP adalah
protokol jaringan standar yang digunakan untuk mentransfer file dari satu host
ke host lain melalui jaringan berbasis TCP, seperti Internet. FTP dibangun pada
arsitektur client-server dan menggunakan kontrol terpisah dan sambungan data
antara klien dan server. Pengguna FTP dapat mengotentikasi sendiri menggunakan
sign-in yang jelas. Teks protokol biasanya dalam bentuk username dan password ,
tetapi dapat terhubung secara anonim jika server dikonfigurasi untuk
memungkinkan itu. Untuk transmisi aman yang menyembunyikan (enkripsi) username
dan password, dan mengenkripsi konten, FTP sering diamankan dengan SSL / TLS
("FTPS").
Ghoper
Gopher adalah aplikasi TCP / IP protokol lapisan
yang dirancang untuk mendistribusikan, mencari, dan mengambil dokumen melalui
Internet. Diciptakan oleh tim yang dipimpin oleh Mark P. McCahill di University
of Minnesota, protokol ini menawarkan beberapa fitur tidak didukung oleh native
Web dan menerapkan hirarki yang lebih kuat pada informasi yang tersimpan di
dalamnya.
Pengertian Web 1.0, Web 2.0 dan Web 3.0
Web 1.0
Web 1.0 adalah web
yang hanya bisa ‘read-only’. Maksudnya adalah pada web 1.0 ini kebanyakan hanya bisa melakukan pencarian atau browsing
informasi yang ingin dicari. Beberapa
ciri khas dari situs Web 1.0:
1.
Halaman
statis, bukan dinamis pengguna-konten yang dihasilkan.
2.
Penggunaan
framesets.
3.
Milik
HTML ekstensi seperti dan tag diperkenalkan pada awal perang browser.
4.
Online
guestbook.
5.
GIF
tombol, biasanya 88×31 piksel dalam ukuran web browser dan mempromosikan produk
lain.
6.
Pengguna
akan mengisi formulir, dan setelah mereka mengklik mengirimkan email klien
akan mencoba untuk mengirim email yang
berisi formulir rincian.
Web 2.0
Web 2.0 adalah web
yang mengarah pada ‘read and write’. Pada web 2.0 ini adalah web yang lebih
mempunyai keunggulan daripada web 1.0. web 2.0 ini mempunyai inovasi dan fitur
– fitur yang terbaru yang menyebabkan munculnya suatu pandangan tentang
bagaimana isi dari web 2.0 ini.
Keuntungan atau
kelebihan dari web 2.0 ini berbanding terbalik dengan web 1.0 yaitu pengguna
(pengunjung web) berkemungkinan dapat melhat suatu konten website tanpa harus
mengunjungi situs tersebut dan harus melihat semua konten yang ada satu per
satu.
1.
Konten
dinamis, metadata, web standar dan skalabilitas.
2.
Mudah
untuk memasukkan data atau mengambil data dari system.
3.
Berbasis
web murni.
4.
Pengguna
memiliki datanya sendiri pada situs.
5.
Pelaku
utama Perusahaan Pengguna/Komunitas.
6.
Hubungan
dengan server Client-server Peer to peer.
7.
Bahasa
pemrograman penampil konten HTML XML.
8.
Pola
hubungan penerbit-pengguna Searah Dua arah/ Interaktif.
9.
Pengelolaan
konten Taksonomi/direktori Folksonomi/penanda/tag.
10.
Penayangan
berbagai kanal informasi Portal RSS/Sindikasi.
11.
Hubungan
antar pengakses Tidak ada Berjejaring.
12.
Sumber
konten Penerbit/pemilik situs Pengguna.
c) Web 3.0
Web 3.0 adalah
sekumpulan teknologi yang menawarkan cara baru yang efisien dalam membantu
komputer mengorganisasi dan menarik kesimpulan dari data online. Konsep ini
dapat diandaikan sebuah website sebagai sebuah intelektualitas buatan
(AI/Artificial Intelegence).Jadi di konsep ini, diibaratkan tidak hanya manusia
saja yang mampu berinteraksi (web 2.0) tetapi aplikasi-aplikasi online pun
(website) kini dapat saling ‘berbicara’.
1.
Web
semantik
2.
Format
mikro
3.
Pencarian
dalam bahasa pengguna
4.
Penyimpanan
data dalam jumlah besar
5.
Pembelajaran
lewat mesin
6.
Agen
rekomendasi, yang merujuk pada kecerdasan buatan Web
Pertumbuhan Sosial dan Ekonomi
Pertumbuhan social pada era globalisasi kini
berkembang begitu cepat, terutama di Negara Indonesia, banyak sekali anak muda
saat ini lebih memanfaatkan kecanggihan teknologi baik dalam bidang social
untuk berkomunikasi secara individu atau berkelompok.dibandingkan dengan dulu ,
orang-orang lebih memanfaatkan surat pos untuk mengirim dengan
rekan-rekannya.Namun hal ini dapat berdampak buruk bagi kalangan yang kurang
terpenuhi kebutuhannya baik itu dalam bidang pendidikan maupun
material,Sekarang pertumbuhan ekonomi pun kian menaik begitu cepat, semenjak
era globalisasi ini orang-orang lebih mementingkan kebutuhan hidupnya dengan
barang-barang teknologi yang begitu canggih dan mampu menjawab setiap kebutuhan
baik itu tuntutan bidang pekerjaan, pendidikan, maupun bisnis dikalangan
manapun.
Hal inilah dampak dari era globalisasi , kebudayaan
tradisional semakin menurun, dan modernisasi menjadi semakin meningkat, namun
upaya kita adalah bagaimana caranya menggabungkan keduanya itu supaya
bermanfaat bagi kalangan manapun yang membutuhkannya.
Dampak
positif teknologi di bidang sosial
1. Perbedaan
kepribadian pria dan wanita.
2. Meningkatnya
rasa percaya diri.
3. Tekanan,
kompetisi yang tajam di berbagai aspek kehidupan sebagai konsekuensi
globalisasi, akan melahirkan generasi yang disiplin, tekun dan pekerja keras.
Sementara
dampak negatif yang diberikan terhadap dibidang sosial adalah :
1.
Kemerosotan moral di kalangan warga masyarakat, khususnya di kalangan
remaja dan pelajar.
2. Kenakalan
dan tindak menyimpang di ligkungan.
3. Pola
interaksi antar manusia yang berubah kehadiran komputer pada kebanyakan rumah
tanggagolongan menengah ke atas telah merubah pola interaksi keluarga.
Dampak teknologi komputer di
bidang ekonomi
Dalam bidang ekonomi teknologi berkembang
sangat pesat. Dari kemajuan teknologi dapat kita rasakan manfaat positifnya
antara lain:
1. Pertumbuhan
ekonomi yang semakin tinggi.
2. Terjadinya
industrialisasi.
3. Produktifitas
dunia industri semakin meningkat.
4. Persaingan
dalam dunia kerja sehingga menuntut pekerja untuk selalu menambah skill dan
pengetahuan yang dimiliki.
5. Di bidang
kedokteran dan kemajauan ekonomi mampu menjadikan produk kedokteran menjadi
komoditi.
Web Science dan Metodologi Web
Science
web science
adalah ilmu pengetahuan untuk membuat dan memanipulasi web. Web adalah kumpulan
halaman yang dapat menampilkan informasi berupa gambar, animasi, tulisan, suara
maupun gabungan dari keseluruhannya yang bersifat statis atau dinamis yang
dapat membentuk rangkaian yang saling terkait yang dihubungkan dengan banyak
link. Science adalah ilmu pengetahuan yang didapat dan bisa menjadi pengetahuan
bagi masyarakat untuk memberi informasi yang akurat.
Web Science
didirikan pada tahun 2006 dengan nama Web Science Research Initiative (WSRI).
Web Sicence ini awalnya adalah hasil dari Memorandum of Understanding antara
MIT CSAIL dan University of Southampton, ECS. Ambisinya adalah mengkoordinasi
dan mendukung sentralisasi pembelajaran World Wide Web. Sejak pertama kali
diluncurkan, konsep Web Science sudah menyebar secara meluas dan mengukuhkan
diri sebagai area aktifitas yang penting.
Metodologi Web Science
Web Science
merupakan kajian sains dari Web. Ketika Web telah bergerak ke ranah ilmu, maka
pertanyaan mendasar adalah bagaimana keilmuan ini melakukan metodologi.
Bagaimana peneliti atau engineer melakukan pendekatan terhadap Web untuk
pemahaman dan relasinya dengan domain sosial secara luas dan inovasi apa yang
dapat dilakukan.
Berbagai
penelitian yang berlangsung saat ini melakukan pengembangan pada metodologi
pemetaan (mapping) dan graph pada struktur Web dengan sampling sebagai kunci
utamanya [Leung, 2001]. Sebagai contoh laporan riset [Fetterly, 2004]
menyatakan bahwa 27% dari web di Jerman (.de) melakukan perubahan setiap
minggu. Model lain adalah metodologi model analisis yang mengkombinasikan data
empiris yang digunakan untuk melakukan determinasi probabilitas. Metodologi
pada Web Science akan dipengaruhi oleh perekayasaan yang berlatar belakang
industri maupun peneliti akademisi.
Sumber:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar