Minggu, 26 Oktober 2014
Digital Democracy: Pro dan Kontra Pelantikan Jokowi "Revolusi Mental"
Kali ini saya akan membahas tetang "Pro dan Kontra Pelantikan Jokowi" melalui mendia internet. menurut artikel yang saya baca di media internet pasca pelantikan Presiden Jokowi , Jokowi yang di awal-awal mengadang-gadang tentang "Revolusi Mental" saat mencalonkan diri menjadi presiden selalu membahas tentang revolusi mental untuk warga negara Indonesia. Berikut ini saya akan membahasa tentang PRO dan KONTRA sesudah dan sebelum pelantikan Presiden Jokowi, kali ini banyak media lokal yang membahas pelantikan Presiden Jokowi ada media yang PRO dan ada juga media yang KOTRA. kali ini saya akan membahas tentang media-media tersebut terhadap pelantikan Jokowi, saya mulai dari media yang KONTRA yang ada pada media Kompas dan Republika yang membahas tentang "Revolusi Mental" dan media yang PRO yaitu CNNIndonesia.
Kontra
Pada saat mencalonkan diri sebagai Presiden Jokowi yang mengandang-gadang akan menerapkan Revolusi Mental, dimana pada saat ini banyak sekali orang Indonesia, tidak memiliki mental yang cukup baik dalam kehidupannya, Akhirnya pada saat itu Jokowi mempelopori tentag Revolusi Mental yang membuat orang Indonesia memiliki keperibadian yang baik dan memiiki nilai jualyang baik di badingkan negara-negara lain. Faktanya pasca sesudah di lantik menjadi Presiden Republik Indonesia Jokowi tidak meperlihatkan atau mencontohkan bagaimana revolusi mental itu harus di lakukan, kita bisa lihat sudah pelantikan Presiden di adakannya pesta rakyat yang berlangsung di Monas. Pada saat pesta rakyat di monas di adakanya konser musik, makan gratis dan arak-arakan di sana para pendukung Presiden terpilih Jokowi, sehinga terdapat banyak sampah dimana-mana dan terjadi kerusakan pada taman yang di Monas, seharusnya mereka pendukung Jokowi yang sudah mengerti program Jokowi yaitu "Revolusi Mental" tidak melakukan tindakan-tindakan tidak terpuji seperti membuang sampah sembarangan dengan hal hasil setelah di adakannya pesta rakyat di Monas terjadi banyak tumpukan sampah yang bertebaran di wilayah sekitar Monas dan selain sampah para pendukung yang ingin ikut dalam pesta rakyat juga merusak tanaman yang ada di dalam monas seperti pohon palm. Seharusnya mereka yang hadir di sana bisa menjaga lingkungan mereka saat menghadiri pesta rakyat. selain itu juga banyak kritikan di berikan kepada Jokowi karena melakukan pesta rakyat. Presiden SBY dulu, setelah di lantik sebagai priside Republik Indonesia, langsung bekerja menyiapkan strategi dan program kerja yang di buat harus prorakyat berbeda sekali dengan presiden terpilih Jokowi setelah di lantik langsung mengadakan pesta-pesta dengan dalih syukuran kepada rakyat. Seharusya Jokowi setelah di lantik harus berkomitmen dia harus memberikan contoh teladan pembangunan karakter dan mental menurut apa yang dia tuliskan selama ini, karena dia pemimpin makan dia akan menjadi contoh bagi masyarakat Indonsesia itu sendiri.
Pro
Setelah di lantik menjadi Presiden Republik Indonesia Jokowi ingin mewujudkan pemerinthan yang bersih dan sehat dari segala aspek dan ingin menerapkan "Revolusi Mental" kepada semua staff dan Menterinya yang ada dikabinet akhirnya Presiden terpilih Jokowi meminta bantuan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk di terlusuri ke 80 calon Menteri untuk di periksakan, setelah itu mengerucut menjadi 43 calon Menteri, yang terdiri dari kalangan profesional dan politisi. Abraham juga meminta untuk para menteri tersebut jangan antipati terhadap kritik yang datang dari publik. Reaksi yang datang dari berbagai kelompok masyarakat itu justru menjadi hal positif bagi pemerintahan yang baru agar bisa mengoreksi apa yang menjadi titik lemah dari apa yang telah di berika oleh KPK agar dipikir-pikir menjadi sebuah tolak ukur bagi pemerinthan Jokowi. Presiden terpilih Jokowi juga mulai menerapkan apa-apa saja yang suadah di janjikan pada saat pesta demokrasi yaitu menerapkan Revolusi pada saat dia menjabat sebagai Presiden.
Daftar pustaka:
Kontra
http://nasional.kompas.com/read/2014/05/13/0742458/Revolusi.Mental.Jokowi.Dipertanyakan.
http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/politik/14/10/20/ndr5ks-dulu-habis-dilantik-sby-langsung-kerja-jokowi-malah-pesta
http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/politik/14/10/21/ndr7td-sampah-beterbaran-mana-itu-revolusi-mental
Pro
http://www.cnnindonesia.com/nasional/20141027183002-12-8379/jokowi-pernah-sodori-kpk-80-calon-menteri/
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar